Sabtu, 31 Desember 2011

Halalkah baskin robbins??

"Halalkah Baskin Robbins?" ya itulah yang muncul di benak teman-teman semua ketika hendak membeli sebuah produk es krim yang cukup terkenal itu. Berikut kisah saya...

Cerita dimulai saat saya mengikuti acara seminar mengenai professional sharing oleh alumni di SMAN 3 Jakarta. Acara tersebut berisi mengenai cerita sukses para alumni di bidang pekerjaan mereka. Kegiatan itu menjadi menarik ketika para narasumber membagikan berbagai hadiah. Mulai dari sekedar coklat, payung, buku, flashdisk dan hingga puncaknya yaitu bagi-bagi 4 unit handphone dan sebuah ipod touch. Hadiah diberikan kepada peserta yang aktif bertanya. Kebetulan saya sempat beberapa kali bertanya, saya pun mendapatkan sebuah buku, sebuah flashdisk, sebuah tas, dan juga selembar voucher 50.000 es krim baskin robbins.
Beberapa hari berlalu, hingga akhirnya saya mengikuti salah satu seminar mengenai lingkungan di universitas trisakti. Tapi saya malah mendapat voucher 50.000 baskin robbins kembali dari salah satu teman saya. Dia memberinya dengan begitu saja. Sayapun bertanya kenapa ia tidak mau voucher tersebut. Beliau malah bilang kata ayahnya es krim baskin robbins haram. Aduh saya sempat jadi ragu juga, tapi emang dasar gamau rugi. saya ambil juga vouchernya :)
Setelah beberapa hari, Ibu saya mengajak saya untuk menukarkan voucher tersebut. Tapi hati saya masih memiliki kejanggalan. Saya ceritakanlah ke Ibu saya mengenai keraguan akan kehalalan produk es krim baskin robbins. Jujur saja keluarga saya termasuk ketat dalam hal kehalalan pangan. Ibu saya pun jadi cemas dan khawatir.
Berawal dari kecemasan itu, saya sempatkan untuk mencari info mengenai kehalalan produk tersebut di internet. Ternyata memang tidak ada pernyataan resmi dari MUI yang saya temukan. Namun menarik, beberapa orang juga membincangkan hal tersebut. Di beberapa blog mengatakan bahwa produk aslinya yang berasal dari amerika mengandung lesitin babi. Beberapa lagi mengatakan bahwa yang haram cuma marshmallownya saja. Sebagian meyakini bahwa produk tersebut halal. Menurut saya seharusnya es krim baskins robbins yang ada di Indonesia memang sudah sepantasnya halal. Sebab setau saya merek dagang tersebut telah dibeli oleh PT.Trans Corp indonesia, yang tentu saja telah memperhatikan hal tersebut sebelumnya.
Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim ibu saya membawa voucher tersebut ke Mall Taman Anggrek untuk ditukarkan. Outletnya tidak begitu ramai, tetapi tidak juga sepi. Maklum, karena harganya memang mahal dan kurang dijangkau oleh sebagian masyarakat. Dengan ragu ibu saya langsung bertanya kepada karyawan baskin, "Maaf mas, es krim ini halal gak sih? saya takut". Lalu sang petugas menjawab dengan ramah,"Wah itu sering ditanya orang juga bu. Tapi saya jamin halal kok bu. Sebagian besar orang memang suka meragukannya". Akhirnya ibu saya membelinya.
Dibalik itu semua, kami sekeluarga berharap agar pemerintah dan pihak terkait memperhatikan hal ini. Karena kami selaku masyarakat muslim hanya ingin makan makanan yang halal. Kami tidak rela kalau sampai ada setetes darah haram mengalir dalam tubuh kami. Mohon maaf bila ada yang merasa dirugikan. Saya hanya berbagi pengalaman. Terimakasih

7 komentar:

Anonim mengatakan...

Askum..
Aqu kebetulan kerja di baskin mungkin ini perlu di jelaskan bhwa ice cream baskin halal terbukti dgn adanya sertifikat halal dari mui yg sdh trdaftar, ada sbgian ice cream yg mengandung gelatin tetapi tdk di distribusi untk indonesia.

Salman Al Farisi mengatakan...

Waalaikumsalam. Oh begitu ya mbak/mas? jadinya semua eskrim BR yg dijual di Indonesia dijamin halal?? alhamdulillah. Terimakasih infonya

Djatmiko Djati mengatakan...

Alhamdulillah bila benar halal, tetapi jika benar halal kenapa kok tidak pasar stiker halal di counternya ya, bukankah dengan stiker halal akan membuat umat islam lebih banyak yang beli. Saya sih sebelum baca ada label halal hingga sekarang masih ragu untuk memakannya

Salman Al Farisi mengatakan...

iya sangat disayangkan. Oleh sebab itu saya mengajak teman2 supaya mulai men-stop membeli produk yang tidak menyertakan logo halal dr MUI, sebagai shock therapy bagi mereka. Kita harus membuat mereka yakin kalo logo halal sangat penting bagi umat muslim.

Halawa mengatakan...

Untuk mas yang bekerja di baskin&Robin diatas, tolong perjelas. saya sudah menghubungi LPPOM MUI dan ternyata Baskin & RObin tidak pernah dapat sertifikat Halal dari LPPOM MUI. Saya sudah mendatangi berbagai outlet Baskin & Robin dan saya belum pernah melihat sertifikat Halalnya. dan ketika saya tanyapun, petugas outlet tidak bisa menunjukkannya.
Saya juga sudah mencoba cari di website nya IFANCA tetapi saya tidak menemukan sertifikat halal Baskin & Robin.
Sebagaimana kita ketahui, Ice Cream banyak sekali titik kritisnya. bisa emulsifiernya, bisa dari susunya, bisa perisanya, bisa dari pengawetnya dna lain2 yang bisa terkontaminasi oleh zat2 haram.

Anonim mengatakan...

heh yg kerja dibaskin jgn bohongkamu,,baskin punya ertifikat halal dr MUI kata siapa???nh di FB baskin robins sendiri bilang sertifikat MUI dia ga ada adanya IFANCA,,,,

Velysia Zhang mengatakan...

Waduh kontorversi juga ya Baskin Robin. Baru tau.. Smoga pihak BR lebih aware dengan kasus ini dan membuktikan kalau emang halal

www.littlenomadid.blogspot.com